31, 794 views

206 Likes   0 Dislikes

APA SAJA 13 KULINER MALANG YANG TERKENAL TAPI MURAH?
Faeyza_Ihsan 76

Faeyza_Ihsan 76

Published on 2 years ago



Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur yang terletak 90 km di sebelah selatan Surabaya. Dari segi geografis dan perkembangan kotanya, Malang mempunyai kemiripan dengan Bandung. Selain itu, hawa sejuk kota Malang juga selalu mengundang keinginan setiap orang dari berbagai pelosok untuk memanjakan diri kala liburan tiba. Berbicara tentang keindahan kota Malang, jangan sampai kita melupakan kenikmatan kuliner khasnya juga.

Kota Malang mempunyai banyak sajian kuliner yang bisa menambah keseruan para pengunjung yang datang untuk mengisi momen liburannya. Bahkan, setiap pengunjung bisa melakukan wisata kuliner menggunakan angkutan pariwisata bernama Bus Macyto atau Malang City Tour ke beberapa spot yang menjajakan kuliner khas Malang. Setidaknya, ada belasan makanan khas Malang yang wajib dicicipi oleh para wisatawan. Apa saja? 

1. Bakso Malang
Bakso menjadi salah satu ikon kuliner kota Malang yang telah menggurita penjualnya hingga ke berbagai kota-kota di Indonesia. Bakso khas Malang bagaikan primadona di bumi pertiwi. Mulai dari pedagang kaki lima, kios, kedai, warung, depot, bahkan restoran di kota-kota besar di Indonesia ada yang menjadikan bakso malang sebagai menu utamanya.

Dalam satu mangkuk bakso malang, terdapat beragam isian. Selain bakso, ada juga tahu putih atau kulit, pangsit isi, tauge, mie, bihun, dan siomay. Penggunaan bumbu yang tepat bisa menciptakan kelezatan pada kuah bakso sehingga mampu membangkitkan selera. Agar lebih mantap, biasanya orang menyantap bakso malang bersama sambal cabai yang bisa menyengat lidah.

Refference :
https://makananoleholeh.com/makanan-khas-malang/#forward#forward

Photos:
Diambil dari beberapa sumber


#kuliner malang
#malang
#kuliner
#wisata kota batu
#kota batu malang
#wisata kuliner
#jawa timur
#kuliner malang terkenal
#kuliner malang murah
#jalan-jalan
#kota apel
#bakso malang
#bakso bakar
#bakwan malang
#tempe mendol
#sate kelinci
#tahwa malang
#angsle malang
#nasi bhuk
#nasi buk
#cwie mie malang
#sop sumsum
#soto lombok
#pecel pincuk malang
#sop sumsum pak kayin


Comments :

Tanti apriyani

Tanti apriyani . 1 month ago

Saya lagi di Malang, terima kasih infonya 🙏🥰

SamPery89

SamPery89 . 8 months ago

Perlu dicoba

TEMAN GALAU

TEMAN GALAU . 9 months ago

Banyak variasi makanan di Malang, apalagi kota pendidikan... makanan khas daerah lain jg bertebaran Salam teman galau

Edi Bisnis

Edi Bisnis . 9 months ago

BENARKAH BULAN RAMADHAN – BULAN MABOK AGAMA DAN BUDAYA ARAB, BULAN DIMANA BANGSA INDONESIA DIJADIKAN BULAN2AN BANGSA ARAB, BULAN BUKTI PEMBODOHAN DAN PENJAJAHAN NALAR BANGSA INDONESIA OLEH BANGSA ARAB??? Sekarang, kaum cerdas-cendekia-ilmuwan Eropa sudah tidak tertarik lagi hanya pada agama saja, namun mereka lebih tertarik untuk mengetahui rahasia Tuhan secara lebih dalam-luas-tuntas melalui science, teknologi dan mempelajari berbagai agama/kepercayaan (jadi tidak terbatas pada satu agama saja). Mereka sudah pada tingkatan menghargai dan menghormati kebesaran Tuhan dengan kesadaran mereka bahwa “Agama adalah penjara bagi Tuhan dan Manusia”. Manusia dianggap sangat bodoh dan berdosa bila membatasi Tuhan yang Maha Besar dan Takterbatas hanya cukup dimuat dalam satu buku tipis, satu nabi, dan satu agama saja; hal ini masih banyak terjadi di negara berkembang. Kesadaran di Eropa ini juga dialami oleh intelektual di negara modern yang lain (Jepang, Korea, Taiwan, Singapore, Australia, Canada, USA, Rusia, dst.). Semua agama yang lahir ribuan tahun yang lalu, yang pernah membuat dunia “gelap gulita”, sudah pernah mengalami reformasi, tinggal agama Islam yang belum direformasi. Para pakar filsafat skeptis apakah Islam dapat direformasi, bila tidak – diramalkan: secara perlahan Islam akan ditinggalkan dan menjadi minoritas. Pakar budaya Barat berpendapat bahwa dalang pembuat mabok agama ini ada pada tingkatan lokal, regional, nasional, bahkan internasional. Mereka ini mempunyai jaringan yang rapi sekali bagaikan jaringan multi-level-marketing (MLM), mereka juga mempunyai dana yang besarnya trilyunan rupiah. Negara asing (Arab) mempunyai kepentingan untuk menjadi penikmat utama kekayaan alam Indonesia serta ingin menjadikan Indonesia sebagai negara boneka (pariwisata haji). Berikut ini analisis cara dan penyebab mabuk agama Islam di Indonesia: A. Masyarakat Indonesia mudah sekali dipengaruhi lewat televisi-radio-media cetak, misalnya: i. Dijaman Orde Baru, tiap tahun di brainwash suruh nonton film G30S PKI plus peringtan hari kesaktian Pancasila agar masyarakat Indonesia buta sejarah yang sebenarnya (sampai tahun 2020 ini, banyak sejarah Indonesia yang masih gelap). ii. Dibombardir informasi tanaman “daun gelombang cinta” atau “batu akik” selama sebulan saja, maka seluruh Indonesia akan terjaring dan mabuk kepayang akan iklan itu. iii. Sekitar tahun 2009, berbagai media informasi Indonesia sempat berulang kali memberitakan dengan gencar munculnya seorang anak yang bisa menyembuhkan orang sakit. Dia adalah Ponari, bocah yang saat itu berusia 9 tahun dari Jombang. Dengan berbekal batu, tiap harinya Ponari membantu pasien-pasien yang datang ke rumahnya dengan metode yang terbilang sangat sederhana. Ia mencelupkan batu tersebut ke air yang sudah disiapkan masing-masing pasien. Setidaknya kisah fenomenal Ponari ini berhasil menarik atensi masyarakat Indonesia selama beberapa bulan. B. Lalu bagaimana dengan “iklan agama Islam” yang frekwensi bombardirnya hampir tiap jam - sepanjang hari - sepanjang tahun tiada habisnya dan medianya berbagai cara (TV, Radio, koran, termasuk azan masjid lewat speaker, ceramah ustadz, sekolahan, Ibu2 PKK, kegiatan RT/RW/Kelurahan, dst.), tidak heran masyarakat Indonesia selalu mabok agama tanpa habis2nya (dibanding mabok batu akik dan tanaman yang berlangsung paling satu tahun)! Coba bandingkan “batu hitam Ponari” dengan “batu hitam Kabah di Mekah”, yang satu menghilangkan penyakit, yang satu menghilangkan dosa agar masuk surga, tentu saja iklan masuk surga dengan mudah jauh lebih kuat dibanding mengobati penyakit; apalagi frekwensi bombardir iklan batu Kabah (naik haji) sejuta kali lebih kuat daripada batu hitam Ponari, maka tidak heran puluhan juta Muslim Indonesia saat ini sedang dan selalu mabuk cium batu hitam Kabah alias naik haji, walaupun harus antri dan menunggu giliran sampai puluhan tahun dengan biaya yang mahal untuk ukuran gaji rata2 manusia Indonesia! C. Work Alcoholic vs Religion Alcoholic. Coba amati, undangan-undangan kegiatan di rumah, lingkungan RT/RW/Kelurahan dan di kantor yang bersifat keagamaan cukup banyak, misalnya dakwah, tahlilan, pengajian, ceramah, istigozah, dan tabliq aqbar. Undangan keilmuan kalah jauh dibanding undangan keagamaaan. Demikian pula, mass media seperti televisi, radio, majalah, spanduk, pamlet, selebaran, masjid dengan speakernya yang hingar-bingar, dan koran yang kesemuanya itu dipenuhi oleh berita/renungan keagamaan. Sinetron kita juga banyak yang bernuansa mistik campur agamis. Lagu-lagu di televisi dan radio juga banyak mengandung pesan-pesan agama. Dan yang sangat menyolok mata adalah Acara: - mengkover BULAN RAMADHAN DAN HARI RAYA LEBARAN selama hampir 40 hari, dimulai dari awal puasa, mudik hari H Min, saat Lebaran, mudik hari H plus, dan usai lebaran, sungguh brain washing agama yang tersamar yang luar biasa cerdik. Apakah pemberitaan semacam ini bermanfaat? - Kegiatan naik Haji yang juga memakan waktu nyaris 40 hari, dari persiapan, haji, lalu pulang, yang penuh seremonial? Apakah hal ini tidak menghambur-hamburkan waktu, biaya, pikiran dan tenaga? - Sholat 5 waktu yang sangat menganggu produktivitas bangsa, padahal tidak diwajibkan di Al Qouran (Muhammad KC) - Brain washing lewat Islamisasi dan Arabisasi selama TK SD SMP di sekolah2 Islam (k.l 10 tahunan) Apakah hal ini tidak membuat akal sehat bangsa menjadi “katak dalam tempurung” alias tiarap? Mendem agama membuat bangsa Indonesia lupa bahwa masih hidup didunia nyata, namun akal sehat dan pikirannya sudah ibarat hidup disurga. Kaki ditanah, pikiran me layang2 di awan! Karl Marx dengan tepat mengistilahkan agama dapat menjadi candu masyarakat. Di negara modern ada falsafah time is money, di kita agak lain: time is religion! Mungkin masih ingat iklan Coca Cola begini: Kapan saja, dimana saja, minumlah Coca Cola; di masyarakat Indonesia seolah-olah juga punya iklan yang mirip, yaitu: Kapan saja, dimana saja, teguklah agama! Masyarakat Jepang, Korea, dan RRC dikenal sebagai kecanduan kerja, tiada hari tanpa kerja, istilah kerennya: work alcoholic; sedangkan bagi masyarakat Indonesia, tiada hari tanpa dibumbui agama, mungkin istilah kerennya: religion alcoholic. Dari pengamatan kegiatan keseharian ini, dapat disimpulkan bahwa bangsa Indonesia sedang mabok/mendem agama! Sebaiknya kita dapat belajar dari sejarah, agar mabok agama tidak berkepanjangan dan tidak mengulangi kesalahan yang telah dibuat oleh negara lain yang pernah mendem agama dan negaranya menjadi jauh tertinggal! Bagi yang ingin bukti kongkrit atas fakta diatas silahkan klik link beberapa video dibawah ini: 1 Bukti Penjajahan Budaya Arab: Islam Menghancurkan Peradaban Nusantara, di link: https://www.youtube.com/watch?v=gZQZdYJ7JWM . Ini chanel Paul Zhang yang sangat kritis. 2 Bukti Pembodohan Bangsa Indonesia oleh Bangsa Arab: Rukun Islam dan Nabi Muhammad tidak ada di Al Qouran, di link: https://www.youtube.com/watch?v=5F7JtNyG1Lk , ada puluhan video yang mencerahkan disini. 3 Bukti Kekerasan, Kerusuhan dan Kekejaman Islam yang sering diingkari dengan jurus Taqiya: BAGAIMANA AJARAN ISLAM MENYUMBANG BAGI TRAGEDI MAKASSAR, di link: https://www.youtube.com/watch?v=BmQLkvvwrgY 4 Bukti KEBOHONGAN 1.400 TAHUN DARI MUHAMMAD – era digital semua kebohongan Muhammad terbuka sehingga banyak yang murtad, di link https://www.youtube.com/watch?v=nsXC2C7I_M0 Artikel ini dirangkum dari pendapat banyak tokoh dunia seperti Bill Warner, Sam Haris, Christian Prince, David Wood, Spencer, Hitchens, Ayan Hirsie Ali, Darmawan, Muhammad KC, Seifudin Ibrahim, Paul Zhang, dst., dimana dapat disimpulkan bahwa pemikiran Muhammad yang dikemas menjadi: ISLAM AGAMA FIVE IN ONE (5 IN 1) – ISLAMISASI TUHAN, ARABISASI AGAMA, POLITISASI ISLAM, BISNISISASI ISLAM, PEMBODOHAN & PENJAJAHAN BUDAYA; suatu konsep yang sangat membahayakan dan merugikan negara Indonesia. Tulisan ini juga diinspirasi dari artikel berjudul “Clash of Civilizations - Mengapa Dunia Barat Melawan Pemikiran Islam” (buah karya pakar2 Islam dunia yang tinggal di Jerman), dengan alamat web di CERDAS BIJAKSANA BERKAT INTERNET, di https://bijaksana555.blogspot.com/ ; sebuah artikel yang sangat kritis, menarik, mencerdaskan dan sangat berguna bagi masa depan Indonesia yang cerah serta demi menyelamatkan kaum Muslim yang kita sayangi dari gendam Muhammad. Rahayu. (Hasil dari: Forum Diskusi Jumat Legi Penganut Kejawen di Lereng gunung Merbabu, Magelang, yang merasa KEJAWEN dipersulit Islam untuk diakui sejajar dengan agama dan kepercayaan lain yang datang dari Luar Negeri; padahal Kejawen sangat fleksibel, non agamis, local content, tinggalan sesepuh, dan mutiara suku Jawa yang indah dan bijaksana. Harap bedakan Muslim dan Islam, Muslim kita sayangi, Islam kita tolak. Tanamkan pada jiwa dan pikiran anda bahwa agama adalah ciptaan manusia, bukan ciptaan Tuhan, dan agama dapat menjadi penjara bagi Tuhan beserta umatNya yang akhirnya menyebabkan perpecahan manusia. Hanya nabi Muhammad yang menciptakan agama, nabi lain tidak!)

nawi imoet - Channel

nawi imoet - Channel . 12 months ago

Mantab bos..jajanan kuliner malang👍 jadi ngiler deh.. Salam kenal

Lidah Kopi

Lidah Kopi . 1 year ago

Mau Incip-incip Janjanan Kuno Era Kolonial Belanda Di Kota Malang? Disini Tempatnya l TIMES RIVIEW https://www.youtube.com/watch?v=GCVEbrSsQsA&ab_channel=JatimTIMESNetwork

Wiwit Widyawati

Wiwit Widyawati . 1 year ago

Malang kota indah malang kota dingin

Hendy Wijaya

Hendy Wijaya . 1 year ago

om aku mau kesana bareng keluarga tgl 5 desember

den bagus tv

den bagus tv . 2 years ago

Malang jos



Report form





Copyright © 2021 VIDIO. All Rights Reserved