APACPH 2015 Bahas Isu Kesehatan di Wilayah Asia-Pasifik

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia kembali menjadi tuan rumah Asia-Pacific Academic Consortium for Public Health (APACPH). Dalam penyelenggaraan yang ke-47 ini, APACPH berlangsung selama tiga hari, 21—23 Oktober 2015, di Hotel Grand Royal Panghegar, Bandung.

Konferensi kesehatan se-Asia Pasifik ini dihadiri oleh Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met. dan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar. Pada hari kedua penyelenggaraan, Menteri Kesehatan RI, Prof. Nila F. Moeloek, Sp.M(K) juga hadir sebagai pembicara kunci pada pembukaan acara.

Menurut Nila Moeloek, profesional lulusan fakultas kesehatan masyarakat memegang peranan penting dalam sektor publik di Indonesia, salah satunya untuk mendorong paradigma preventif dan promotif kepada masyarakat luas. Hal ini perlu dilakukan agar Indonesia dapat meraih derajat kesehatan yang lebih baik.

APACPH ke-47 mengusung tema “Public Health Challenge in the Asia Pacific Region: Building Regional Initiatives from Local Experiences and Best Practices” dengan 15 subtema topik. Topik-topik yang dipilih dalam konferensi ini mencerminkan tren kesehatan global, masalah, dan strategi yang sedang dibangun agar dapat berdampak langsung terhadap perubahan kesehatan pada komunitas secara global, terutama negara-negara anggota APACPH di wilayah Asia Pasifik.

Terdapat 15 subtema yang dibicarakan dalam konferensi ini. Kelima belas tema tersebut adalah Health Policy Financing in Universal Health Coverage, Health Promotion and Social Determinants, Infectious Diseases: Emerging and Re-Emerging Diseases, Non Communicable Diseases and Changing Life Style, Reproductive Health, Aging and the Quality of Life, Adolescent Risk and Protective Behavior in Health, Environmental Health Challenges in the Era of SDGs, Occupational Health and Safety, Nutrition Double Burden: Obesity, Stunting, and Social–Economic Determinants in Public Health, Best Practice in Public Health Through Local Wisdom, Disaster: Public Health Action and Response, Informatics Development for Public Health Programs, Tobacco Control.

APACPH adalah Konsorsium Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat Internasional yang diikuti lebih dari 700 peserta dari 81 institusi kesehatan masyarakat di 23 negara di wilayah Asia-Pasifik. Sebelumnya, sejumlah kegiatan pre-conference APACPH dilaksanakan pada 19-20 Oktober 2015 yang terdiri atas workshop tentang penulisan ilmiah dan metodologi penelitian, pertemuan para peneliti lokal WHO, dan pertemuan majelis umum APACPH. Selain itu, digelar pula free poster dan oral presentation serta photo competition.

Penulis: Wanda Ayu

Website UI:
http://www.ui.ac.id/

Videografer:
M. Rachmat Rawyani

Video Editor:
M.G. Windu Saskara

Asisten Video Editor:
Anugrah Dwi Susanti
Intan Cica Nurcahaya


Comments :



Report form





Copyright © 2021 VIDIO. All Rights Reserved